#30 tag 24jam
Mengakselerasi Percepatan Wirausaha di Indonesia via IFBC 2024
Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bekerja sama dengan Neo Expo Promosindo mempercepat perkembangan kewirausahaan di Indonesia. [338] url asal
#wirausaha #pengusaha #investasi #dunia-usaha
(MedCom - Ekonomi) 09/11/24 16:49
v/17893096/
Jakarta: Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bekerja sama dengan Neo Expo Promosindo mempercepat perkembangan kewirausahaan di Indonesia melalui Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2024 di Hall 3A, ICE BSD, Tangerang pada 8-10 November 2024, dengan mengusung tema "Empowering Growth"."Pameran IFBC 2024 menampilkan lebih dari 200 merek dari berbagai sektor, seperti franchise, kemitraan, peluang bisnis, keagenan, dan distributor," ujar Head Public Relations Neo Expo Promosindo Fredy Ferdianto, dalam resmi, dikutip Sabtu, 9 November 2024.
Menurut dia, dengan investasi mulai dari Rp6 juta hingga Rp1,5 miliar, acara ini menjadi kesempatan besar bagi calon wirausahawan untuk mendapatkan referensi bisnis yang sesuai dengan modal, kebutuhan, dan minat mereka.
Pameran ke-169 ini tidak hanya menawarkan spektrum bisnis yang luas, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha.
"Bank Saqu hadir sebagai mitra resmi keuangan digital, sementara dukungan penuh diberikan oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta komunitas bisnis terkemuka," tambah Fredy.
| Baca juga: Tips Memulai Bisnis Cat Cafe yang Lagi Hits |
Mempercepat pertumbuhan ekosistem kewirausahaan
Lebih lanjut, Fredy menjelaskan, dalam pameran tersebut menghadirkan berbagai seminar dan talkshow inspiratif akan diadakan untuk memperkaya wawasan kewirausahaan pengunjung.
Pakar seperti Edho Zell, Founder Social Bread, akan membahas pentingnya personal branding, sedangkan Rumah BUMN Jakarta akan memandu strategi keuangan bisnis yang efektif. Tak hanya itu, topik seperti ekspansi digital dan manajemen legalitas juga akan dibahas oleh para ahli.
Segmen bisnis yang dipamerkan mencakup ragam pilihan, seperti kedai kopi modern, kuliner lokal dan internasional, jasa pendidikan, ritel air minum, serta otomotif dan laundry. Bisnis terkenal seperti Ayam Gepuk Pak Gembus, Sour Sally, Depo Air Minum Biru, dan Maxpress Laundromart hadir menawarkan kemitraan dengan berbagai nilai investasi. Selain itu, solusi teknologi seperti Point of Sales dari Moka POS dan jasa ekspedisi dari Lalamove akan mempermudah operasional bisnis.
"IFBC 2024 bukan hanya pameran, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem kewirausahaan di Indonesia. Kami berharap para pelaku usaha dan investor dapat menemukan mitra yang tepat dan mengembangkan bisnis mereka secara signifikan," kata Fredy.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(AHL)
Peluang bagi Pelaku Usaha Perempuan di Bisnis Blockchain
Wirausahawan perempuan untuk mendapatkan peluang pendanaan hingga USD100.000. [399] url asal
#wirausaha #blockchain #peluang-pengusaha-wanita-mengembangkan-bisnis-blockchain
(MedCom - Ekonomi) 09/11/24 14:59
v/17883669/
Victoria: Wirausahawan perempuan untuk mendapatkan peluang pendanaan hingga USD100.000. Pendanaan ini disertai dengan bimbingan yang berharga dari para profesional yang berpengalaman di industri blockchain.| Baca juga: IBC 2024 Bahas Inovasi Blockchain dan Tantangan di Industri Perbankan |
Pendanaan ini untuk mengatasi kurangnya representasi pengusaha perempuan dalam blockchain serta untuk memberikan dukungan finansial dan profesional yang penting untuk sukses dalam lanskap yang kompetitif.
Exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 Bitget menyediakan eksposur bagi para wirausahawan Perempuan di ruang blockchain. Fokus mendukung perempuan di Web3 menjadi strategi untuk menciptakan peluang pendanaan dan pertumbuhan yang dapat diakses oleh pengusaha perempuan.
CEO Bitget Gracy Chen menuturkan Bitget adalah organisasi inklusif gender dengan lebih dari 45 persen peran manajemen dipegang oleh perempuan.
"Kami mendukung para pendiri perempuan dengan kesempatan untuk mendapatkan eksposur, bimbingan, dan pendanaan. Kami akan terus mengembangkan platform ini, menciptakan peluang pertumbuhan dan memperkuat startup yang dipimpin oleh perempuan di Web3," kata Chen dikutip Sabtu, 9 November 2024.
Program ini dibuat dalam kemitraan dengan organisasi-organisasi seperti World of Women, Women in Web3, dan Bitget Wallet, disusun untuk menawarkan peluang bagi para wirausahawan perempuan untuk menerima modal, bimbingan, dan eksposur yang diperlukan untuk meningkatkan proyek mereka.
Kemitraan tambahan dengan Foresight Ventures dan Morph menyoroti penekanan Bitget dalam menyatukan sumber daya dan bimbingan dari para pemimpin dalam ekosistem blockchain.
Selama program berlangsung, para peserta yang terpilih akan menjalani proses bimbingan dan pengembangan yang ketat.
Setelah babak pitching awal, para finalis akan menerima dukungan dalam hal strategi pasar, penskalaan, dan teknologi, yang dipimpin oleh para pakar industri.
Didirikan pada tahun 2018, Bitget merupakan exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 terkemuka di dunia.
Bitget sudah melayani lebih dari 45 juta pengguna di lebih dari 150 negara dan wilayah. Exchange Bitget menawarkan akses waktu nyata ke harga Bitcoin, harga Ethereum, dan harga mata uang kripto lainnya.
Konsep keuangan terdesentralisasi
Dalam industri keuangan, teknologi blockchain telah membuka jalan bagi konsep keuangan terdesentralisasi (DeFi). DeFi memungkinkan layanan keuangan seperti pinjaman dan investasi tanpa perantara tradisional.Data dari DeFi Pulse menunjukkan total nilai terkunci (TVL) dalam aplikasi DeFi telah mencapai lebih dari USD100 miliar pada 2024. Menurut Oscar, hal ini membuktikan bagaimana teknologi ini merevolusi cara kita mengelola dan berinteraksi dengan uang.
Teknologi blockchain juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini menunjukkan kepercayaan dan komitmen yang tinggi dari berbagai sektor industri terhadap potensi teknologi blockchain dalam menciptakan nilai ekonomi baru.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(SAW)
Perkuat Kewirausahaan, IEA Akan Berbagi Kreativitas
Para pengusaha inovatif yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Inovatif (IEA) akan berbagi kreativitasnya kepada masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tujuannya, untuk memperkuat promosi semangat kew [248] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #wirausaha #wirausaha-baru #desainer #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 08/11/24 21:22
v/17804342/
JAKARTA, investor.id – Para pengusaha inovatif yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Inovatif (IEA) akan berbagi kreativitasnya kepada masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tujuannya, untuk memperkuat promosi semangat kewirausahaan inovatif.
Adapun kunjungan IEA ke Indonesia kali ini disponsori oleh Badan Pengembangan Industri Budaya dan Kreatif (CCIDA). IEA diwakili 12 pengusaha inovatif asal Hong Kong. Mereka akan berbagi pengalaman dan strategi bisnis mereka dengan calon pengusaha. Serta, memberikan pelatihan dan dukungan promosi untuk desainer baru. Tepatnya, dari 15 hingga 24 November 2024, di Mall of Indonesia, Jakarta.
“Ini merupakan bukti bakat dan semangat yang dimiliki oleh para desainer mainan seni Hong Kong, dan mereka sangat menantikan untuk berbagi kreativitas otentik mereka dengan penggemar mainan seni di Indonesia, serta di negara-negara Asean lainnya,” kata IEA dalam keterangannya, Jumat (8/11/2024).
Selain pilihan beragam pameran yang menakjubkan dari 12 desainer mainan seni yang berpartisipasi, beberapa di antaranya setara dengan tingkat museum atau kolektor, mainan seni baru yang khusus dibuat oleh enam desainer mainan seni juga akan dipamerkan, bekerja sama untuk pertama kalinya dengan enam seniman komik Hong Kong berdasarkan karakter komik mereka, yang menggambarkan potensi tak terbatas dari kolaborasi kreatif.
Selama 10 hari, pameran ini juga akan menampilkan serangkaian kegiatan menarik, termasuk seminar berbagi dan sesi tanda tangan, yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan para desainer berbakat dari Hong Kong dan mengenal lebih dalam lagi dunia dari mainan seni.
Editor: Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Program Santripreneur Siap Cetak Wirausaha Muda Pertanian
Berdasarkan data Kementerian Agama pada semester ganjil 2023/2024, saat ini ada 39.551 lembaga pesantren dengan sekitar 4,9 juta santri. Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang P [606] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pertanian #wirausaha #baznas #ipb #santripreneur #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 07/11/24 23:55
v/17713481/
JAKARTA, investor.id – Berdasarkan data Kementerian Agama pada semester ganjil 2023/2024, saat ini ada 39.551 lembaga pesantren dengan sekitar 4,9 juta santri.
Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren maka selain berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan lembaga dakwah, pesantren juga memiliki fungsi sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema "Optimalisasi Peran Santri Dalam Kewirausahaan Pertanian", kegiatan yang berlangsung pada 5-8 November 2024 ini merupakan puncak dari rangkaian pelaksanaan BAZNAS Santripreneur Kompetisi PSP3 IPB University.
Turut hadir Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M Imdadun Rahmat, MSi., Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Prov. Jawa Barat H. Budi Raharja, S.E., M.M., CSRS, Waka IV BAZNAS Kab. Cianjur H. Hilman Saukani, M.Pd., Ketua BAZNAS Kab. BogorDrs. KH. Lesmana, M.Pd., serta Wakil Rektor III IPB University Prof. Dr. Ernan Rustiadi.
Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M Imdadun Rahmat, MSi., dalam sambutannya mengatakan, Pelaksanaan Boothcamp Santripreneur Kompetisi PSP3 IPB University merupakan serangkaian pelatihan usaha selama 4 hari dengan pemberian materi berupa pemahaman tentang bidang usaha Agribisnis dari hulu ke hilir.
"Jadi kami berikan pelatihan baik secara teori maupun praktek langsung yang difasilitasi oleh PSP3 IPB University dan diakhiri dengan kegiatan Grand Final sebagai penentuan kejuaraan sekaligus sebagai acara penutup rangkaian kompetisi program BAZNAS Santripreneur Kompetisi" kata Imdadun dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Imdadun menjelaskan, Kick Off BAZNAS Santripreneur Kompetisi PSP IPB University telah dimulai pada 5 September 2024, kemudian pendaftaran peserta dilakukan secara online dengan total pendaftar sebanyak 401 peserta dari seluruh Indonesia. Dan setelah melewati beberapa tahap seleksi, kini tersisa peserta lolos 50 Besar BAZNAS Santripreneur Kompetisi tahun 2024
"Dari total pendaftar telah diseleksi secara administrasi menjadi 100 orang peserta yang diberikan pelatihan secara online tentang konsep Bisnis Model Kanvas dan pembuatan proposal usaha melalui kelas Matrikulasi pada senin, 7 Oktober 2024. 100 orang peserta kemudian diseleksi lagi hingga tersisa 50 orang peserta melalui seleksi audisi yang dilakukan secara daring" terangnya.
Imdadun menambahkan, Program Santripreneur merupakan bentuk komitmen BAZNAS untuk terus konsisten membantu pemberdayaan ekonomi mustahik berupa pemberian bantuan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan usaha kepada mustahik, khususnya kaum santri.
"Program BAZNAS Santripreneur merupakan program pemberdayaan ekonomi dengan skema kompetisi bisnis, ditujukan kepada santri tingkat akhir dan lulusan Pondok Pesantren yang berkemauan kuat menjadi wirausahawan yang memiliki ide dan inovasi dalam pengembangan usaha secara berkualitas sesuai dengan klaster usaha masing-masing," jelasnya.
"Program BAZNAS Santripreneur diharapkan mampu menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang agrobisnis, sehingga dapat meningkatkan perekonomian mustahik secara berkelanjutan," ujarnya.
Imdadun berharap, program ini dapat melahirkan santri yang tidak hanya memiliki keterampilan bisnis, tetapi juga mampu berinovasi dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala PSP3 IPB University, Dr. rer. nat. Jaenal Effendi, S.Ag, MA, memberikan apresiasi terhadap program Santripreneur sebagai langkah strategis dalam menggalakkan semangat kewirausahaan di kalangan santri.
“Program ini adalah wujud nyata dalam mengembangkan generasi santripreneur muda yang produktif, inovatif, dan tangguh,” ujarnya.
“Saya yakin program ini dapat memberikan dampak yang signifikan dan luas bagi pembangunan ekonomi bangsa khususnya IPB University sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang memiliki pengalaman dan komitmen tinggi untuk melahirkan wirausaha melalui pola pendidikan dan pendampingan melalui inkubasi bisnis,” lanjut dia.
Selain itu, Jaenal mendorong santri untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi, pangan, energi, dan politik .
“Semangat resolusi jihad santri harus berkobar hingga seterusnya, dalam arti perjuangan menghadapi krisis ekonomi dan politik di era modern,” katanya.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Antara Gen Z, Peluang Kerja, dan Kebijakan Makroprudensial Halaman all
Di tengah ketatnya persaingan mencari pekerjaan, wirausaha bisa jadi jalan bagi Gen Z. Mereka bisa memanfaatkan KLM untuk akses modal. Halaman all?page=all [536] url asal
#wirausaha #gen-z #kebijakan-insentif-likuiditas-makroprudensial
(Kompas.com) 05/11/24 16:12
v/17536269/
SIAP atau tidak, Generasi Z (Gen Z) dihadapkan pada era persaingan ketat dalam pencarian lapangan kerja yang layak. Padahal, pekerjaan yang layak dibutuhkan untuk mencapai generasi emas Indonesia, agar terhindar dari middle income trap.
Middle income trap ialah kondisi suatu negara yang berhasil keluar dari kelompok berpenghasilan rendah, tetapi terjebak di level menengah dan sulit mencapai status berpenghasilan tinggi. Salah satu ciri dari middle income trap adalah rendahnya produktivitas tenaga kerja.
Indonesia, yang berada dalam kategori negara berpenghasilan menengah, harus waspada terhadap jebakan ini.
Terlebih, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2024, terdapat 3,6 juta Gen Z berusia 15-24 tahun yang menganggur.
Sementara itu, total pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,2 juta orang. Artinya, Gen Z menyumbang 50,29 persen dari total pengangguran terbuka di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi perekonomian nasional.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah pengangguran adalah dengan mendorong Gen Z terjun ke dunia wirausaha.
Dengan berwirausaha, tak hanya memungkinkan memperoleh pendapatan, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru.
Meski demikian, menjadi wirausaha muda tentu memiliki tantangan tersendiri. Tantangan utama, baik dalam merintis maupun ekspansi usaha adalah mendapatkan modal yang cukup.
Untuk itu, dibutuhkan strategi matang, termasuk memanfaatkan penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).
Dengan kebijakan ini, memberikan peluang bagi Gen Z untuk mendapatkan kredit modal usaha dari bank. Pasalnya, KLM mendorong perbankan untuk lebih rajin menyalurkan kredit ke pelaku usaha.
KLM merupakan insentif yang diberikan kepada bank berupa pengurangan setoran Giro Wajib Minimum (GWM). GWM adalah simpanan minimum yang harus dipelihara oleh bank di BI, yang nilainya ditetapkan berdasarkan persentase dari Dana Pihak Ketiga (DPK) atau dana simpanan nasabah.
Bank yang menerima KLM akan mendapat pengurangan jumlah setoran GWM, yang berarti mereka memiliki lebih banyak likuiditas untuk dialokasikan ke sektor produktif.
Dengan pelonggaran dari sisi GWM yang bisa didapatkan oleh perbankan melalui KLM, BI berharap perbankan lebih aktif menyalurkan kredit terutama pada sektor-sektor prioritas yang mendapat insentif, seperti hilirisasi minerba dan nonminerba (termasuk pertanian, peternakan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata, inklusif (termasuk UMKM, Kredit Usaha Rakyat, dan ultra mikro), serta kredit/pembiayaan hijau.
Belakangan, BI juga memperluas cakupan sektor prioritas ini dengan menambahkan sektor penunjang hilirisasi, konstruksi dan real estate produktif, ekonomi kreatif, otomotif, perdagangan, ListrikGas-Air Bersih, serta jasa sosial.
Sektor tersebut menjadi sektor prioritas dalam penyaluran KLM, karena merupakan sektor usaha yang mendukung penciptaan lapangan kerja, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kelas menengah bawah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian yang pada akhirnya terciptanya ekonomi berkelanjutan.
Antara Gen Z, Peluang Kerja, dan Kebijakan Makroprudensial
Di tengah ketatnya persaingan mencari pekerjaan, wirausaha bisa jadi jalan bagi Gen Z. Mereka bisa memanfaatkan KLM untuk akses modal. Halaman all [1,036] url asal
#wirausaha #gen-z #kebijakan-insentif-likuiditas-makroprudensial
(Kompas.com) 05/11/24 16:12
v/17513381/
SIAP atau tidak, Generasi Z (Gen Z) dihadapkan pada era persaingan ketat dalam pencarian lapangan kerja yang layak. Padahal, pekerjaan yang layak dibutuhkan untuk mencapai generasi emas Indonesia, agar terhindar dari middle income trap.
Middle income trap ialah kondisi suatu negara yang berhasil keluar dari kelompok berpenghasilan rendah, tetapi terjebak di level menengah dan sulit mencapai status berpenghasilan tinggi. Salah satu ciri dari middle income trap adalah rendahnya produktivitas tenaga kerja.
Indonesia, yang berada dalam kategori negara berpenghasilan menengah, harus waspada terhadap jebakan ini.
Terlebih, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2024, terdapat 3,6 juta Gen Z berusia 15-24 tahun yang menganggur.
Sementara itu, total pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,2 juta orang. Artinya, Gen Z menyumbang 50,29 persen dari total pengangguran terbuka di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi perekonomian nasional.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah pengangguran adalah dengan mendorong Gen Z terjun ke dunia wirausaha.
Dengan berwirausaha, tak hanya memungkinkan memperoleh pendapatan, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru.
Meski demikian, menjadi wirausaha muda tentu memiliki tantangan tersendiri. Tantangan utama, baik dalam merintis maupun ekspansi usaha adalah mendapatkan modal yang cukup.
Untuk itu, dibutuhkan strategi matang, termasuk memanfaatkan penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).
Dengan kebijakan ini, memberikan peluang bagi Gen Z untuk mendapatkan kredit modal usaha dari bank. Pasalnya, KLM mendorong perbankan untuk lebih rajin menyalurkan kredit ke pelaku usaha.
KLM merupakan insentif yang diberikan kepada bank berupa pengurangan setoran Giro Wajib Minimum (GWM). GWM adalah simpanan minimum yang harus dipelihara oleh bank di BI, yang nilainya ditetapkan berdasarkan persentase dari Dana Pihak Ketiga (DPK) atau dana simpanan nasabah.
Bank yang menerima KLM akan mendapat pengurangan jumlah setoran GWM, yang berarti mereka memiliki lebih banyak likuiditas untuk dialokasikan ke sektor produktif.
Dengan pelonggaran dari sisi GWM yang bisa didapatkan oleh perbankan melalui KLM, BI berharap perbankan lebih aktif menyalurkan kredit terutama pada sektor-sektor prioritas yang mendapat insentif, seperti hilirisasi minerba dan nonminerba (termasuk pertanian, peternakan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata, inklusif (termasuk UMKM, Kredit Usaha Rakyat, dan ultra mikro), serta kredit/pembiayaan hijau.
Belakangan, BI juga memperluas cakupan sektor prioritas ini dengan menambahkan sektor penunjang hilirisasi, konstruksi dan real estate produktif, ekonomi kreatif, otomotif, perdagangan, ListrikGas-Air Bersih, serta jasa sosial.
Sektor tersebut menjadi sektor prioritas dalam penyaluran KLM, karena merupakan sektor usaha yang mendukung penciptaan lapangan kerja, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kelas menengah bawah dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian yang pada akhirnya terciptanya ekonomi berkelanjutan.
Ekonomi berkelanjutan tentu sangat dibutuhkan. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpastian ekonomi global telah meningkat karena adanya inflasi tinggi dan ketegangan geopolitik.
Sementara itu, ekonomi domestik Indonesia pada Triwulan III 2024 diperkirakan di atas 5 persen, atau dapat dikatakan tetap berdaya tahan.
Namun, struktur ekonomi kita masih memerlukan penguatan dan dorongan pada beberapa sektor untuk mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional.
Tak heran, KLM menjadi instrumen penting yang digunakan oleh BI untuk mengarahkan penyaluran kredit perbankan ke sektor-sektor prioritas.
Inilah angin segar yang perlu dimanfaatkan oleh Gen Z. Walau, tetap perlu memerhatikan beberapa hal.
Pertama, pastikan usaha yang dibangun merupakan sektor yang didukung KLM. Kedua, siapkan proposal dengan narasi dan argumentasi kuat agar meyakinkan pihak bank terkait usaha yang akan dibangun.
Ketiga, jalin hubungan baik dengan bank yang aktif menyalurkan kredit ke sektor prioritas. Keempat, siapkan strategi pengembangan usaha dengan modal yang didapat, agar bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Ke depan, BI akan terus memperkuat efektivitas implementasi kebijakan makroprudensial akomodatif tersebut dengan sinergi kebijakan Pemerintah, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), perbankan, serta pelaku dunia usaha agar benar-benar dapat mendukung peningkatan kredit/pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Harapannya, pertumbuhan kredit 2024 dapat mencapai besaran yang diperkirakan, yaitu berada pada batas atas kisaran 10-12 persen.
Pada September 2024, pertumbuhan kredit tetap kuat, mencapai 10,85 persen dibandingkan tahun lalu.
Dari sisi penawaran, kuatnya pertumbuhan kredit didukung minat penyaluran kredit yang terjaga, realoksi alat likuid ke kredit oleh perbankan, serta dukungan dari KLM BI.
Hingga pertengahan Oktober 2024, BI telah menyalurkan insentif KLM sebesar Rp 256,5 triliun, dengan alokasi ke bank BUMN sebesar Rp 119 triliun, bank swasta nasional Rp 110,2 triliun, bank pembangunan daerah Rp 24,6 triliun, dan kantor cabang bank asing Rp 2,7 triliun.
Insentif ini disalurkan ke sektor-sektor prioritas seperti Hilirisasi Minerba dan Pangan, UMKM, sektor otomotif, perdagangan dan listrik, gas dan air (LGA), pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit juga didorong oleh kinerja bisnis korporasi yang stabil.
Secara sektoral, kredit tumbuh kuat di sektor Jasa Dunia Usaha, perdagangan, industri, pertambangan, dan transportasi.
Berdasarkan jenis kredit, pertumbuhan kredit modal kerja mencapai 10,01 persen, kredit konsumsi 10,88 persen, dan kredit investasi 12,26 persen pada September 2024.
Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit modal kerja, kredit konsumsi, dan kredit investasi, masing-masing sebesar 10,01 persen (yoy), 10,88 persen (yoy), dan 12,26 persen (yoy) pada September 2024.
Pembiayaan syariah tumbuh sebesar 11,37 persen (yoy), sementara kredit UMKM tumbuh 5,04 persen (yoy), membaik dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Berdasarkan data di atas, di tengah ketatnya persaingan mencari pekerjaan, wirausaha bisa menjadi jalan yang tepat bagi Gen Z untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
Dengan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh KLM dari BI, generasi muda dapat memperoleh akses modal yang lebih mudah dan mengembangkan usaha di sektor-sektor prioritas.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan kebijakan yang kuat, Gen Z dapat memainkan peran penting dalam memperkuat ekonomi Indonesia dan mencapai impian sebagai Generasi Emas di masa depan.
15 Ide Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga yang Bisa Menginspirasi
Membuka toko pakaian atau menjual kue bisa jadi ide usaha rumahan ibu rumah tangga. Usaha ini dapat memberikan cuan namun tetap dengan waktu yang fleksibel. [1,035] url asal
#pengusaha #wirausaha #entrepreneur #jual-hidangan #ide-bisnis #kaya-dengan #usaha-frozen-food-bisnis #kulkas #inspirasi #usaha-toko #ibu-rumah-tangga-modal-1-juta #inspirasi-usaha #susu-kedelai #ibu-rumah-tangga
(detikFinance - SolusiUKM) 28/10/24 14:00
v/17084968/
- Ide Usaha rumahan untuk ibu rumah tangga 1. Toko Pakaian Online2. Kerajinan Tangan3. Menjahit4. Bimbingan Belajar Online5. Toko Roti Rumahan6. Menjual Bunga7. Makanan Rumahan8. Usaha Frozen Food9. Makanan Ringan10. Kue Kering11. Es Batu Higienis12. Susu Kedelai Organik13. Parsel atau Hampers14. Warung Kopi15. Agen Elpiji
Ibu rumah tangga merupakan pekerjaan penuh waktu yang menuntut ketelatenan dan perhatian penuh dalam mengurus keluarga. Namun kini, banyak ibu rumah tangga yang mencari cara untuk tetap produktif tanpa meninggalkan rumah.
Usaha rumahan bisa menjadi solusi ideal, karena menawarkan fleksibilitas waktu dan kesempatan berkreasi bagi ibu rumah tangga. Lantas, apa saja ide usaha rumahan untuk ibu rumah tangga?
Ide Usaha rumahan untuk ibu rumah tangga
Ada banyak inspirasi usaha rumahan bagi ibu rumah tangga. Mulai dari menjual pakaian,kerajinan tangan, hingga makanan.
1. Toko Pakaian Online
Pada era digital kini, toko pakaian online begitu populer. Menurut laman Indify, banyak orang yang memilih untuk melakukan belanja baju secara online dibandingkan mengunjungi toko secara langsung.
Untuk itu, ibu rumah tangga dapat menjual pakaian wanita, pria, atau anak-anak dengan memposting di akun media sosial. Pakaian yang dijual bisa dibuat sendiri atau mendapatkannya dari pemasok lain. Selain lewat medsos pribadi, beberapa marketplace juga bisa dimanfaatkan untuk menjangkau pembeli lebih banyak.
2. Kerajinan Tangan
Membuat kerajinan tangan menjadi konsep bisnis yang menarik bagi ibu rumah tangga, Ide bisnis ini cocok bagi ibu rumah tangga yang mempunyai naluri kreatif dan inovatif.
Kerajinan tangan yang dibuat bisa berupa lukis atau perhiasan. Jual kerajinan tersebut secara daring
3. Menjahit
Jika memiliki bakat menjahit, ibu rumah tangga bisa menawarkan jasa jahit pakaian dari rumah. Kalau perlu, tawarkan juga jasa bordir jika bisa.
4. Bimbingan Belajar Online
Berkat teknologi internet, kamu bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi tutor online. Tak hanya di bidang pendidikan, pilih materi yang kamu kuasai, misalnya seperti menyanyi, memasak, hingga kiat kecantikan. Kamu bisa mengenakan biaya perjam atau bulanan ke klien.
5. Toko Roti Rumahan
Membuat toko roti bisa menjadi inspirasi, namun keterampilan kuliner begitu penting dalam bisnis ini. Menurut laman Hero Fincorp, kamu bisa menjual roti secara daring atau menerima pesanan khusus sesuai keinginan klien.
Untuk usaha toko roti, kamu akan memerlukan peralatan memanggang beserta bahan-bahannya. Pilih produk yang berkualitas dan terapkan strategi pemasaran yang efisien untuk menarik pelanggan.
6. Menjual Bunga
Bunga biasanya dibutuhkan di acara pernikahan, pesta ulang tahun. wisuda, rapat perusahaan, hingga dekorasi rumah. Sehingga, usaha menjual bunga bisa menjadi konsep bisnis yang bagus jika kau suka merangkai bunga atau berkebun.
Bisnis toko bunga merupakan salah satu ide bisnis yang fantastis untuk ibu rumah tangga dengan modal minim. Kamu bisa menjual bunga secara online ataupun offline.
7. Makanan Rumahan
Bagi ibu rumah tangga yang punya keahlian memasak, memulai bisnis makanan rumahan bisa jadi ide yang bagus. Jual hidangan tersebut secara online ataupun pasar lokal. Ke depannya kamu bisa menawarkan layanan katering untuk acara dan pesta.
8. Usaha Frozen Food
Bisnis makanan beku atau frozen food juga bisa jadi pilihan. Kini, banyak masyarakat yang memilih masakan praktis dan cepat, Contoh beberapa makanan beku yang dapat dijual mulai dari aneka bakso ikan, nugget, sosis, dan ayam olahan.
9. Makanan Ringan
Camilan atau makanan ringan seringkali menjadi jajanan yang disukai anak-anak. Kini juga banyak ditemukan pengusaha yang fokus menjual camilan dan makanan ringan.
Bisnis ini juga hanya membutuhkan modal yang kecil. Kamu bisa menjual kentang, singkong atau ubi yang dibuat menjadi keripik.
10. Kue Kering
Bisnis kue kering telah berkembang pesat di kalangan ibu rumah tangga. Menurut buku Peluang Usaha untuk Ibu Rumah Tangga Modal 1 Juta oleh A. Primasetra, modal yang dikeluarkan dalam bisnis ini juga tidak terlalu besar. Terlebih, kue kering selalu dicari saat hari raya, baik Idul Fitri, natal, ataupun imlek.
Kamu bisa menawarkan orang terdekat terlebih dahulu. Kemudian, manfaatkan iklan di media sosial.
11. Es Batu Higienis
Saat ini, banyak es batu di pasaran yang dijual dengan air mentah yang tidak terjamin kebersihannya. Sehingga, es batu higienis akan banyak dicari.
Kamu hanya perlu memanfaatkan kulkas yang ada di rumah. Masukkan air matang ke kantong plastik dan masukkan ke dalam freezer. Jika berminat, kamu bisa mengkombinasikan usaha ini dengan berjualan jus dan es krim.
12. Susu Kedelai Organik
Susu kedelai merupakan minuman bergizi dan rendah lemak. Dibandingkan dengan susu sapi dengan harga yang lebih mahal, susu kedelai bisa menjadi alternatif pemenuhan gizi keluarga.
Pembuatannya susu kedelai mudah dan bisa dikonsumsi segala usia. Pengemasannya bisa menggunakan wadah plastik dengan harga yang terjangkau.
13. Parsel atau Hampers
Banyak masyarakat yang biasanya membutuhkan jasa membuat parsel atau hampers menjelang hari raya besar. Meski begitu, dibutuhkan kreativitas tinggi dalam membuatnya.
14. Warung Kopi
Menurut buku Dijamin Kaya dengan Bisnis Kaki Lima karya John Afifi, warung kopi menjadi usaha yang direkomendasikan. Ibu rumah tangga cukup bermodal beberapa renteng kopi sachet, air panas, dan gelas
15. Agen Elpiji
Elpiji 3 kg banyak dibutuhkan oleh warga desa, sehingga berjualan gas elpiji bisa menjanjikan. Menjadi sub agen elpiji 3 kg pun tidak rumit, meski ada persyaratan administrasi yang perlu dilengkapi.
Itulah sejumlah ide usaha harian untuk ibu rumah tangga. Semoga informasi ini menginspirasimu ya.
(elk/row)
Strategi Melahirkan Bibit Wirausaha Muda Go International
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali melahirkan bibit wirausaha unggulan dari Provinsi Aceh dengan menjaring wirausaha muda untuk go international. [429] url asal
#bank-syariah-indonesia #wirausaha #umkm #pengembangan-wirausaha-muda-di-aceh #dengan-fokus-pada-pengembangan-bisnis-yang-berlandaskan-nilai-nilai-syariah
(MedCom - Ekonomi) 27/10/24 22:54
v/17079201/
Banda Aceh: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali melahirkan bibit wirausaha unggulan dari Provinsi Aceh dengan menjaring wirausaha muda untuk go international. Pengembangan wirausaha muda di Aceh, dengan fokus pada pengembangan bisnis yang berlandaskan nilai-nilai syariah.| Baca juga: Menjadi Wirausaha Harus Siap Jatuh Bangun |
Direktur Retail Banking BSI Harry Gusti Utama mengaku program ini dirancang untuk memberikan peluang bagi generasi muda di Aceh agar mereka tidak hanya mampu bersaing di level lokal, tetapi juga bisa naik kelas dan menembus pasar global.
"Salah satu pencapaian signifikan adalah kolaborasi dalam memfasilitasi UMKM Aceh menembus pasar internasional," tegas dia dikutip dari Antara, Minggu 27 Oktober 2024.
Dia menuturkan pada Expo Amazing Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Salah satu UMKM Kopi Binaan BSI dari Takengon diberikan kesempatan membuka akses pasar untuk mendapatkan peluang ekspor timur tengah.
Sementara pada BSI International Expo satu UMKM binaan BSI lainnya asal Aceh yakni Sambal Capli membuka pasar global dengan memperoleh order sebesar 29 ton.
Dukungan yang tepat
Dengan dukungan yang tepat, seperti program pembinaan dan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), wirausaha muda di Aceh memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.Potensi ini menjadi kekuatan ekonomi yang bisa dioptimalkan, apalagi dengan adanya inovasi dan digitalisasi yang dapat memperluas jangkauan bisnis hingga ke pasar global.
Gusti mengatakan bahwa melalui program ini, para wirausaha muda di Aceh tidak hanya mampu meningkatkan skala bisnis mereka, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh secara menyeluruh.
“Kami yakin, dengan pembinaan yang tepat serta pemanfaatan teknologi dan inovasi, wirausaha muda Aceh dapat menciptakan perubahan signifikan, menghubungkan pasar lokal dengan peluang global, serta menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah yang unggul di Indonesia,” pungkas Gusti.
Dua sektor unggulan
Data BSI Institute menunjukkan Aceh memiliki sekitar 914 ribu wirausaha muda, dengan 406 ribu diantaranya berada dalam segmen milenial berusia 15 hingga 34 tahun. Potensi ekonomi yang besar ini menjadikan Aceh sebagai wilayah yang sangat strategis bagi pengembangan.Melihat potensi tersebut, BSI terus fokus mendukung dan mendorong pertumbuhan sektor UMKM di Aceh dengan pendampingan dan penguatan ekonomi kemasyarakatan.
Diantaranya, penyaluran pembiayaan UMKM, program BSI Aceh Muslimpreneur, pembangunan fasilitas BSI UMKM Center di Aceh, dan pendampingan UMKM naik kelas lewat program-program pelatihan di BSI UMKM Center.
Ajang BSI Aceh Muslimpreneur pada Oktober 2024 telah memasuki tahap akhir dengan jumlah pendaftar lebih dari 2.500. Dari total pendaftar, sektor food & Beverages mendominasi dengan 761 UMKM, diikuti oleh sektor fesyen yang menyumbang 496 UMKM. Kedua sektor ini menggambarkan tren industri yang diminati oleh generasi muda.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(SAW)
Sudah Bosen Kerja Terus, Ini Tips Pensiun 10 Tahun Lebih Awal!
Tips jitu untuk memutuskan pensiun lebih awal. [344] url asal
#pensiun-dini #pensiun-produktif #pensiunan-berwirausaha #tips-pensiun #dana-pensiun #cara-mengatur-keuangan
(MedCom - Ekonomi) 25/10/24 14:07
v/16972730/
Jakarta: Pernah nggak, membayangkan pensiun lebih awal? Bukan yang usia 60-an atau 70-an, tapi mungkin di usia 50-an, atau bahkan lebih cepat?Mungkin sebagian orang berfikir, pensiun dini terdengar seperti sesuatu yang cuma bisa diraih sama orang-orang yang menabung super agresif.
Tapi sebenarnya itu lebih realistis dari yang dipikirkan. Di usia 57 saja, kamu sudah bisa menikmati hidup tanpa harus mikirin kerjaan full-time lagi.
Melansir Pintar Saham, berikut ada beberapa langkah yang mungkin bisa kamu mulai sekarang buat mencapai pensiun 10 tahun lebih awal, tanpa harus ngorbanin gaya hidup kamu.
1. Menabung lebih cepat dan lebih banyak
Semakin awal kamu mau pensiun, tentu semakin banyak yang harus kamu tabung.Kalau biasanya orang disarankan menabung 10-15 persen dari pendapatan, buat pensiun di usia 57, kamu mungkin harus menabung sekitar 22 persen.
Kedengarannya berat? Nggak juga kalau kau mulai sedini mungkin dan sekonsisten mungkin.
| Baca juga: Jangan Sampai Kegerus Inflasi, Dana Pensiun Harus Dipersiapkan Sejak Awal |
2. Ketahui angka yang kamu butuhkan
Banyak dari kita belum sadar berapa banyak uang yang sebenarnya kita butuhkan buat pensiun.Ada aturan umum yang bilang kamu perlu sekitar 70 persen dari pendapatan sebelum pensiun.
Tapi ini bisa berbeda-beda, tergantung apakah kamu sudah lunas hipotek atau ada tujuan besar ketika masa pensiun.
3. Jangan main aman terus dalam berinvestasi
Kalau kamu mau pensiun lebih awal, portofolio investasi kamu harus lebih agresif, karena kamu bakal hidup lebih lama di masa pensiun.Campuran antara saham, obligasi, dan uang tunai tetap penting, tapi jangan terlalu cepat juga untuk pindahin semua ke investasi yang aman. Biarkan uang kamu terus tumbuh.
| Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Kita Tidak Punya Dana Pensiun? |
4. Pertimbangkan kerja paruh waktu
Nggak ada salahnya bekerja paruh waktu. Ini bisa bantu kamu nggak terburu-buru menarik tabungan pensiun dan memberi tabungan lebih banyak waktu untuk berkembang. Banyak juga, para pekerja yang mengambil part-time untuk income tambahan.Pensiun lebih cepat bukan mimpi, tapi butuh perencanaan yang jelas. Semoga empat langkah ini bisa membantu kamu mulai bergerak ke arah sana.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ANN)
Peran Strategis Womenpreneur dalam Mendorong Kebangkitan UMKM
Program Giro Kartini menjadi contoh nyata bagaimana sektor perbankan dapat berperan aktif dalam memberdayakan perempuan. Halaman all [1,278] url asal
#entrepreneur #wirausaha #cimb-niaga #womenpreneur #giro-kartini
(Kompas.com) 22/10/24 08:09
v/16818842/
DAPATKAH perempuan menjadi motor penggerak ekonomi nasional? Fakta menunjukkan bahwa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dikelola perempuan telah menjadi salah satu pilar penting pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi.
Di Tanah Air, perempuan memang memiliki peran penting dalam perkembangan UMKM. Ini karena seiring waktu, kesadaran dan kemauan perempuan untuk terjun ke dunia wirausaha semakin meningkat.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2021, 64,5 persen dari total UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, dan sektor ini memberikan kontribusi sekitar 60,34 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Sayangnya, data itu tak diiringi dengan fakta bahwa pelaku usaha perempuan dapat mengembangkan usahanya di masa depan. Ini karena motivasi dan fondasi sebagian besar dari mereka dalam membangun bisnis belum cukup kuat.
Bisnis yang mereka jalankan biasanya punya embel-embel sebagai “penghasilan sampingan” atau “tambahan penghasilan”. Karena bukanlah pilihan karier utama, tak banyak dari mereka yang berpikir strategis bahwa bisnis perlu tujuan, strategi, dan inovasi.
Berdasarkan pengalaman serta pantauan selama menjadi pelaku usaha, peningkatan jumlah UMKM perempuan di Indonesia justru terjadi secara signifikan selama pandemi Covid-19.
Mereka tergerak untuk membangun usaha setelah sebagian besar masyarakat kehilangan pendapatan utama keluarga akibat ekonomi terdampak pandemi.
Motivasi itu memang berhasil membawa mereka menemukan peluang pendapatan yang baru. Bahkan lebih jauh lagi, tak dapat dinegasikan bahwa perempuan merupakan kelompok penting dalam perekonomian Indonesia.
Namun, bisnis yang dibidangi perempuan berisiko jalan di tempat karena mindset “penghasilan sampingan” tak membuat mereka ingin mengembangkan usahanya. Kalaupun pada akhirnya harus mengalami gulung tikar, sebagian dari mereka memilih pasrah karena bisnis tersebut dianggap sudah waktunya berhenti.
Mengatasi kesenjangan literasi, langkah womenpreneur menuju keberlanjutan bisnis
Berbeda dengan laki-laki, perempuan punya tantangannya tersendiri dalam membangun bisnis. Motivasi membangun bisnis sebagai “penghasilan sampingan” juga tak serta-merta datang. Hal ini merupakan akibat dari stigma bahwa perempuan yang berbisnis tak boleh mengesampingkan urusan domestik di rumah. Terlebih bagi mereka yang memiliki peran ganda sebagai istri sekaligus ibu.
Setelah banyak bertemu dengan pelaku usaha perempuan, saya dapat menangkap bahwa mereka memiliki keterbatasan terhadap literasi keuangan dan digital.
Tanpa adanya pengetahuan yang memadai tentang pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran digital, usaha yang mereka rintis sulit berkembang dan berkelanjutan.
Program pelatihan yang menyasar aspek literasi digital dan keuangan menjadi sangat penting. Di sini, peran support group atau kelompok pendukung menjadi krusial. Support group dapat menjadi wadah bagi para perempuan pengusaha untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi.
Selain dukungan berupa support group, aspek yang sering kali terlupakan dalam pembahasan tentang perempuan dan UMKM adalah kesehatan mental. Karena itu, di Setara Berdaya—organisasi yang fokus pada pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, penyandang disabilitas, dan pemuda di Indonesia—kami berupaya membuka layanan konsultasi psikologis yang khusus ditujukan untuk UMKM, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas.
Layanan tersebut memungkinkan mereka untuk mendapatkan bantuan dalam mengelola stres dan tekanan yang muncul selama menjalankan usaha. Dengan dukungan kesehatan mental yang memadai, UMKM perempuan dapat lebih fokus dalam mengembangkan bisnisnya.
Dukungan industri keuangan bagi womenpreneur
Di sisi lain, peningkatan jumlah perempuan yang terjun ke dunia usaha perlu didukung oleh akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pembiayaan. Ini juga merupakan cara agar bisnis yang dilakoni perempuan bisa berkelanjutan dan berumur panjang. Di sinilah peran industri perbankan menjadi sangat krusial.
Salah satu yang sudah terlibat dan hadir untuk merespons kebutuhan tersebut adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dengan produk Giro Kartini.
Program Giro Kartini menjadi contoh nyata bagaimana sektor perbankan dapat berperan aktif dalam memberdayakan perempuan tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di daerah-daerah terpencil. Dengan pelatihan pembuatan tenun di Toraja, program ini membantu menciptakan lapangan kerja sekaligus melestarikan budaya lokal.
Giro Kartini dibuat untuk mendukung para pemimpin dan pengusaha perempuan yang aktif berbisnis di segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Emerging Business Banking (EBB).
Lewat produk tersebut, CIMB Niaga menawarkan keuntungan menabung sekaligus berkontribusi mendukung masa depan bisnis perempuan yang berkelanjutan.
Bagi para womenpreneur, produk Giro Kartini menawarkan tiga dampak positif. Pertama, suku bunga jasa giro yang kompetitif khusus untuk nasabah individu wanita dan nasabah non-individu yang dipimpin oleh wanita. Kedua, mendukung pemberdayaan wanita, karena setiap pembukaan rekening Giro Kartini, CIMB Niaga akan memberikan donasi sebesar Rp 25.000 untuk mendukung pelatihan pembuatan tenun tradisional bagi wanita disabilitas di Sulawesi.
Ketiga, produk ini mendukung upaya ramah lingkungan melalui penggunaan e-statement yang membuat pelaporan transaksi lebih cepat dan efisien.
Selain itu, CIMB Niaga memberikan kemudahan akses pembiayaan melalui produk yang lengkap dan didukung kemampuan digital. Digitalisasi menjadi faktor penting bagi UMKM perempuan untuk bertahan dan berkembang di era digital, mengingat banyak dari mereka yang masih menghadapi keterbatasan literasi digital.
Langkah nyata menuju ekonomi inklusif
Sebagai pilar penting UMKM, perempuan memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan, tidak hanya dalam keluarga dan komunitasnya, tetapi juga memiliki peran penting untuk mewujudkan ekonomi inklusif di Indonesia.
Dok Nicky Clara Nicky Clara merupakan pebisnis perempuan. Lewat kemampuannya, ia kini juga berkesibukan di Setara Berdaya, yakni wadah atau hub pemberdayaan ekonomi, utamanya bagi penyandang disabilitas dan perempuan. Di sini, ia juga berupaya membuka layanan konsultasi psikologis yang khusus ditujukan untuk UMKM, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas. Layanan ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan bantuan dalam mengelola stres dan tekanan yang muncul selama menjalankan usaha.Namun, agar potensi ini benar-benar terwujud, dibutuhkan langkah nyata dari berbagai pihak. Dukungan dari pemerintah dan sektor perbankan harus lebih konkret. Program-program seperti Giro Kartini dari CIMB Niaga merupakan contoh nyata upaya sektor swasta dalam menciptakan akses yang lebih luas bagi womenpreneur.
Akses ini tak hanya sekadar modal finansial, tetapi juga berupa edukasi literasi keuangan dan digital yang akan membantu mereka lebih kompetitif di pasar. Di antara contoh nyata yang telah kami melalui Berdaya Bareng bersama CIMB Niaga, yaitu Program Community Link #JadiBerkelanjutan yang membina pelaku UMKM di Indonesia Timur seperti Maminasata, Toraja, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, Balikpapan, Kupang, dengan fokus kepada wanita dan teman disabilitas.
Di sisi lain, pemerintah harus lebih aktif menginisiasi kebijakan yang mendukung inklusivitas ekonomi. Kebijakan yang mendorong perempuan untuk masuk ke dunia usaha, baik melalui penyederhanaan regulasi, penyediaan akses pelatihan, hingga penyuluhan seputar pemanfaatan teknologi digital sangatlah penting. Inovasi ini perlu dipadukan dengan dukungan infrastruktur dan kemudahan akses pasar, terutama bagi UMKM yang dikelola perempuan di daerah-daerah terpencil.
Tak hanya berhenti di pemerintah dan perbankan, kolaborasi multi-sektor juga menjadi langkah krusial untuk memastikan ekonomi inklusif berjalan. Lembaga non-pemerintah, komunitas, dan sektor swasta perlu bersinergi dalam menghadirkan ekosistem yang ramah bagi womenpreneur.
Penting juga bagi para pelaku UMKM perempuan untuk terus meningkatkan kompetensi dan keberanian mereka dalam mengambil risiko bisnis. Teknologi dan dunia digital menawarkan peluang baru yang lebih luas dan terbuka, namun hal ini hanya bisa dimanfaatkan jika womenpreneur berani beradaptasi dan berinovasi. Edukasi, pendampingan, dan peningkatan akses ke teknologi ini bisa menjadi faktor penentu dalam mendorong womenpreneur menuju keberhasilan yang lebih besar.
Langkah-langkah ini tidak hanya bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, sektor swasta, perbankan, serta pelaku usaha itu sendiri—ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih adil dan inklusif, di mana perempuan mendapatkan porsi peran yang setara dan kontribusi mereka diakui secara luas.
Perajin Batik Ikut Mendorong Kemajuan Industri Berbasis Budaya
Industri batik kian berkembang dan memberi kontibusi yang cukup besar bagi perekenomian nasional, termasuk dalam hal menyumbang penyerapan tenaga kerja - Halaman all [715] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #rumah-batik-tbig #industri-berbasis-budaya #wirausaha #perajin-batik #warisan-budaya #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 21/10/24 22:34
v/16804817/
JAKARTA, investor.id - Industri batik kian berkembang dan memberi kontibusi yang cukup besar bagi perekenomian nasional, termasuk dalam hal menyumbang penyerapan tenaga kerja
Pertumbuhan sentra-sentra batik telah mendukung kemajuan industri berbasis budaya di Indonesia. Industri berbasis budaya adalah industri yang menggabungkan kreativitas, produksi, dan komersialisasi konten kreatif yang bersifat budaya.
Industri ini dapat memanfaatkan kekayaan budaya lokal, seperti adat, makanan tradisional, bahasa lisan, dan kebiasaan, untuk menjadi produk-produk yang dapat dikomersialkan.
Pada Triwulan II-2024, Industri Tekstil dan Pakaian Jadi berkontribusi sebesar 5,72 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Industri Pengolahan Non Migas.
Industri batik turut berkontribusi terhadap ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dengan nilai mencapai US$8,33 juta .
Untuk melestarikan warisan budaya yang berharga,dan mencetak generasi baru perajin yang dilengkapi dengan metode produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan yang ramah lingkungan maka dibentuklah Rumah Batik TBIG.
Rumah Batik memiliki konsep creating shared value untuk membantu pelaku usaha mikro batik menghadapi tantangan dalam berusaha.
Sejak berdiri pada tahun 2014, Rumah Batik TBIG telah meluluskan ratusan siswa, dan sukses membuka usaha batik secara mandiri.
Pada tahun ini, Rumah Batik TBIG kembali menggelar wisuda batch ke-5 yang meluluskan 32 siswa yang terdiri dari 20 siswa Regular A dan 12 siswa Regular B (disabilitas). Dalam kegiatan wisuda ini, masing-masing lulusan memaparkan rencana kerja yang akan ditekuni setelah lulus dari Rumah Batik TBIG.
“Rumah Batik TBIG diharapkan dapat menjadi mitra daerah dan pemerintah untuk mendukung dan mengembangkan industri berbasis kultural dan memastikan bahwa bentuk seni ini tetap hidup bagi generasi mendatang,” kata Lie Si An , Chief Business Support Officer PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/10/2024).
Sejak diresmikan menjadi warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009, batik sebagai warisan budaya Indonesia semakin mendunia. Derasnya arus globalisasi tidak menjadikan batik tenggelam, bahkan semakin erat dengan keseharian gaya hidup masyarakat modern. Rumah Batik TBIG merupakan bagian dari inisiatif CSR PT Tower Bersama Infrastructure Tbk di pilar budaya yang diberi nama Bangun Budaya Bersama, yang merupakan salah satu dari empat pilar CSR yang terdiri dari Bangun Sehat Bersama, (kesehatan), Bangun Cerdas Bersama (pendidikan), Bangun Hijau Bersama (lingkungan), dan Bangun Budaya Bersama (budaya).
Program yang sudah berjalan lebih dari satu dekade ini, dirancang menjadi program community development yang komprehensif dan berkelanjutan.
Program Rumah Batik tidak hanya memberikan keterampilan dan keahlian membatik tetapi juga kewirausahaan dan pendampingan oleh koperasi binaan, yang memberikan akses permodalan dan pendistribusian barang yang dihasilkan oleh alumni dan pelaku usaha mikro batik di Pekalongan. Koperasi pendamping ini bertindak sebagai care taker dengan memberikan kepastian pembayaran tunai kepada perajin.
Program Rumah Batik juga memasukkan aspek lingkungan dalam kurikulumnya. Siswa rumah batik diberikan pembelajaran mengenai proses produksi ramah lingkungan, dengan memasukkan kurikulum pewarna alam dan pengelolaan limbah pewarna.
Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan warisan budaya yang berharga, tetapi juga mencetak generasi baru perajin yang dilengkapi dengan metode produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan yang ramah lingkungan.
Tema besar dari CSR TBIG adalah “Bersama untuk Indonesia”. Tema ini diwujudkan melalui pelibatan stakeholders terkait di lokasi binaan, di antaranya adalah mahasiswa yang mempelajari batik secara formal, para tenaga pengajar, tokoh masyarakat dan Lembaga Pendidikan formal tingkat dasar sampai perguruan tinggi.
“Kami melihat, bahwa batik merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia. Di sisi lain, industri batik juga melibatkan warga masyarakat secara luas. Melihat dimensi ekonomi sosial dan budaya ini, TBIG memutuskan untuk terlibat dan berkontribusi dalam upaya pelestarian dan pengembangan batik,” kata Lie Si An.
Melalui Rumah Batik TBIG, lanjut dia, pihaknya ingin menghidupkan kembali minat anak muda terhadap budaya membatik, sembari memberikan mereka keterampilan yang dapat digunakan untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup.
Kemandirian ekonomi merupakan sasaran penting yang harus terlebih dahulu dicapai agar program pelestarian produk suatu budaya dapat berhasil. Oleh karenanya, kemandirian ekonomi menjadi salah satu misi yang diemban oleh rumah batik TBIG.
Dalam merancang dan mengimplementasikan inisiatif CSR perlu adanya pemahaman yang valid terhadap konteks sosial di masyarakat yang menjadi target implementasi program.
CSR TBIG mengadopsi konsep creating shared value untuk menciptakan nilai secara signifikan terhadap program yang dijalankan. Melalui konsep ini, pemetaan stakeholders dan kebutuhannya dapat dilakukan secara efektif. Sehingga, misi program dapat berjalan secara efektif.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
PNM & JAMKRINDO Berdayakan Perempuan Disabilitas Lewat Pelatihan Wirausaha Batik - kumparan.com
PNM dan JAMKRINDO gelar pelatihan kewirausahaan membatik untuk perempuan penyandang disabilitas di Karawang. [342] url asal
#pnm #disabilitas #batik #karawang #wirausaha
(Kumparan.com - Bisnis) 21/10/24 11:11
v/16779854/
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Jaminan Kredit Indonesia (JAMKRINDO), bekerja sama dalam program pelatihan kewirausahaan membatik untuk perempuan penyandang disabilitas. Program ini bertujuan untuk memberdayakan para perempuan disabilitas melalui peningkatan keterampilan, sehingga mereka dapat menjadi wirausaha mandiri yang mampu bersaing di industri kreatif, khususnya di bidang batik.
Menyasar wilayah Karawang, Jawa Barat, Program Vokasional Batik Disabilitas, diikuti sebanyak 30 penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera yang merupakan anggota Yayasan Kreasi Tuli Indonesia. Adapun kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 16 hingga 18 Oktober 2024.
Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi mendorong kemandirian ekonomi kelompok disabilitas. Menurutnya, ada potensi yang bisa terus diasah agar ke depannya bukan hanya aspek ekonomi yang terbangun tapi juga keterlibatan sosial yang lebih luas.
“PNM akan terus menggerakkan program-program yang berdampak terhadap komunitas disabilitas agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk bisa aktif berperan di lingkungan tempat tinggalnya. Juga menjadi bagian dari pengambilan keputusan, sehingga kesetaraan itu benar-benar terjadi,” ungkap Dodot.
Dodot juga berharap manfaat dari program-program pemberdayaan yang dilakukan oleh PNM melalui pemberian modal finansial, intelektual dan sosial dapat dirasakan langsung secara personal oleh penerima manfaat dan menjadi bukti dari implementasi ESG di lingkungan PNM.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan JAMKRINDO mengungkapkan Kepedulian Jamkrindo terhadap disabilitas merupakan program berkelanjutan yang sejak lama telah dilakukan.
“Program pemberdayaan disabilitas yang dilakukan Jamkrindo merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan inklusivitas ekonomi,” ujarnya.
Selain melakukan perekrutan tenaga kerja disabilitas, pada kesempatan sebelumnya, Jamkrindo telah memberikan bantuan dan pelatihan kepada para disabilitas agar bisa terus berkarya dan berdaya, antara lain yaitu bantuan kaki palsu, pelatihan public speaking dan bantuan alat musik patrol dan gamelan kepada siswa-siswi Sekolah Luar Biasa di Sidoarjo, Jawa Timur.
"Melalui program ini kami ingin memberdayakan semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat memberikan keterampilan yang tidak hanya berdampak positif pada pengembangan diri mereka, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan produktif," ujar Aribowo.
Artikel ini dibuat oleh kumparan Studio
