PT Pertamina (Persero) kembali mengumumkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Harga BBM ini mulai berlaku Jumat 1 November 2024.
Produk BBM yang harganya naik adalah Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara, harga Pertamax tetap.
Mengutip situs Pertamina, Kamis (31/10/2024) di Provinsi Bali NTT, NTB, Pertamax tetap Rp 12.100/liter.
Untuk harga Pertamax Green naik dari Rp 12.700 menjadi Rp 13.150 per liter, Pertamax Turbo dari Rp 13.250 naik menjadi Rp 13.500 per liter. Selanjutnya, Dexlite dari Rp 12.700 naik menjadi Rp 13.050 per liter, dan Pertamina Dex dari harga Rp 13.150 menjadi Rp 13.440 per liter.
Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Sementara harga BBM Subsidi tidak berubah harganya. Untuk Pertalite tetap di harga Rp 10.000/liter, dan Solar subsidi (Biosolar) Rp 6.800/liter.
Berikut daftar harga BBM nonsubsidi Pertamina mulai 1 November 2024:
Bali
Pertamax Rp 12.100 Pertamax Turbo Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.150 Dexlite Rp 13.050 Pertamina Dex Rp 13.440
Nusa Tenggara Barat
Pertamax Rp 12.100 Pertamax Turbo Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.150 Dexlite Rp 13.050 Pertamina Dex Rp 13.440
Nusa Tenggara Timur
Pertamax Rp 12.100 Pertamax Turbo Rp 13.500 Pertamax Green 95: Rp 13.150 Dexlite Rp 13.050 Pertamina Dex Rp 13.440
Kalimantan Selatan
Pertamax: Rp 12.650 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 13.650 Pertamina Dex: Rp 14.020
Kalimantan Timur
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Kalimantan Utara
Pertamax: Rp 12.650 Pertamax Turbo: Rp 14.100 Dexlite: Rp 13.650 Pertamina Dex: Rp 14.020
Sulawesi Utara
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Gorontalo
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Sulawesi Tengah
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Sulawesi Barat
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Maluku
Pertamax: Rp 12.400 Pertamina Dex: Rp 13.730
Maluku Utara
Pertamax: Rp 12.400 Pertamina Dex: Rp 13.730
Papua
Pertamax: Rp 12.400 Pertamax Turbo: Rp 13.800 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Papua Barat
Pertamax: Rp 12.400 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Papua Selatan
Pertamax Rp 12.400 Dexlite: Rp 13.350
Papua Pegunungan
Pertamax Rp 12.400 Dexlite: Rp 13.350
Papua Tengah
Pertamax Rp 12.400 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Papua Barat Daya
Pertamax Rp 12.400 Dexlite: Rp 13.350 Pertamina Dex: Rp 13.730
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mempersiapkan pemberian insentif untuk para transmigran yang bersedia dipindahkan ke wilayah lain. Hal ini menjadi salah satu tugas penting dari Kementerian Transmigrasi dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pembangunan.
AHY mengatakan, Kementerian Transmigrasi masuk ke dalam lingkup pengawasan Kemenko Infrastruktur karena peran strategisnya dalam mendukung pemerataan ekonomi dan pembangunan. Ia menargetkan, akan dibentuk sejumlah program-program transmigrasi, khususnya untuk migrasi ke wilayah timur Indonesia.
"Kementerian Transmigrasi ini bisa membantu mempercepat pembangunan ekonomi di sejumlah kawasan, termasuk di antaranya kawasan Indonesia Timur, agar bisa direncanakan dan dijalankan program-program transmigrasi," kata AHY, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2024).
AHY berharap kehadiran Kementerian Transmigrasi ini dapat mendorong pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah juga bisa menghadirkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru dan memperkuat apa yang sudah ada.
Adapun kementerian ini dihidupkan kembali dalam pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto.
Keberadaan kementerian ini selaras dengan visi misi Prabowo untuk menggeber pemerataan pembangunan di Indonesia. AHY bilang, banyak daerah-daerah di Indonesia yang sebetulnya potensial namun sulit berkembang.
Kolaborasi antara kementerian-kementerian di bawah naungan Kemenko Infrastruktur harapannya bisa membantu mengatasi masalah itu.
"Kita harapkan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi, Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, termasuk Perhubungan, ATR/BPN, bisa mempercepat proses transmigrasi sehingga orang yakin berpindah tempat itu. Bukan hanya mengembara tanpa tujuan tetapi justru ada kejelasan, ada kepastian karena disiapkan infrastruktur yang mendukung bukan hanya kehidupan tapi juga pekerjaan dan produktivitasnya," kata AHY.
Menurutnya, transmigran adalah patriot karena memang harus ada keinginan dan kesadaran bahwa berpindah ke suatu daerah bukan hanya dibutuhkan secara fisik, namun juga secara skills untuk meningkatkan produktivitas ekonomi suatu daerah. Karenanya, pihaknya akan berfokus pada peningkatan keterampilan transmigran melalui sejumlah program Pendidikan, pelatihan, hingga pendampingan.
Diberi Insentif Rumah hingga Lahan
Selain itu, pihaknya juga akan menggelontorkan insentif bagi masyarakat yang bersedia ikut program transmigrasi. Pembangunan infrastruktur juga akan digenjot dengan mengintegrasikan Kawasan transmigrasi dengan sentra-sentra ekonomi, jangan sampai terisolasi.
"Harus ada insentif yang baik dalam arti kenapa masyarakat bisa bersemangat untuk pindah ke suatu lokasi yang jauh dari tempat tinggal atau kampung halamannya karena ada harapan baru. Membangun harapan itu adalah tugas negara, tugas pemerintah termasuk kementerian transmigrasi.Tentu jika ada mata pencaharian atau lapangan pekerjaan sekaligus penghasilan yang baik," ujarnya.
Sementara itu Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Danton Ginting Munthe mengatakan, pihaknya masih terus mempelajari insentif apa yang paling tepat untuk diberikan kepada para transmigran ini.
"Tentunya kita memberikan bantuan rumah, lahan untuk tanaman tanaman kering itu 2 hektare per kepala keluarga. Kemudian untuk peningkatan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan calon transmigran. Kemudian perbekalan selama dia tinggal di lokasi transmigrasi khususnya jaminan hidup selama 1 tahun," kata Danton, ditemui di lokasi yang sama.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menambahkan, saat ini yang paling penting ialah bagaimana mengubah paradigma berpikir menyangkut status para transmigran yang masih kerap dipandang sebelah mata sebagai kaum terpinggirkan.
Hal tersebut termasuk juga dengan masalah sosial yang melingkupinya. Ada sejumlah daerah yang menjadi sasaran strategis untuk transmigrasi ini, antara lain Nunukan Kalimantan Utara, Mamuju Sulawesi Barat, serta Merauke di Papua Selatan.
"Mereka adalah para patriot bangsa yang bekerja untuk negara dalam rangka ketahanan dan kedaulatan pangan. Kemudian mengentaskan kemiskinan, juga memperbaiki taraf hidup yang lebih baik. Kalau misalkan mereka tinggal di kota-kota besar tidak punya pekerjaan, tentu konflik, kesenjangan sosial juga akan lebih tinggi," ujar Iftitah.
JAKARTA, iNews.id - Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,6 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (10/8/2024). Gempa terjadi pukul 15.20 WIB.
Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berpusat di darat, tepatnya 63 kilometer tenggara Kota Tarakan. Sementara, kedalaman gempa 11 kilometer.
"#Gempa (UPDATE) Mag:4.6, 10-Agu-24 15:20:23 WIB, Lok:2.80 LU, 117.74 BT (Pusat gempa berada di darat 63 km tenggara Tarakan), Kedlmn:11 Km," dikutip dari informasi BMKG.
Gempa dirasakan di sejumlah daerah di Kaltara. Gempa dirasakan dengan skala MMI III-IV di Tarakan, Tanjung Selor hingga Berau.
Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa serta kerugian material akibat gempa tersebut. BMKG mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
"Dirasakan (MMI) III-IV Tarakan, III-IV Tanjung Selor, III-IV Berau #BMKG," tulis BMKG
JAKARTA, iNews.id - Gempa hari ini dengan kekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (10/8/2024) pukul 13.32 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG, pusat gempa bumi berada pada kedalaman 344 km. Lokasinya berjarak 1.166 km Timur Laut Tana Tidung pada titik koordinat 13.40 Lintang Utara dan 120.73 Bujur Timur.
Tiga provinsi yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan DKI Jakarta diklaim lolos dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). [275] url asal
Jakarta: Tiga provinsi yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan DKI Jakarta diklaim lolos dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim tingkat pendapatan per kapita di kedua wilayah itu sudah lebih tinggi.
"Jakarta pendapatan per kapitanya USD21 ribu. Kalau kita mau masuk lagi ke puncak Jakarta yaitu di Jakarta Pusat itu sudah USD50 ribu. Jadi aglomerasi Jakarta itu sudah setara dengan negara-negara lain termasuk Singapura," kata Airlangga saat Perayaan Hari Jadi Ke-58 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dilansir Antara, Kamis, 25 Juli 2024.
Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), menurut dia, juga lolos middle income trap dengan pendapatan per kapita USD17 ribu. Sementara Kalimantan Timur berdasarkan data Bappenas 2023 tercatat memiliki pendapatan per kapita USD13.996.
"Kita bisa melihat daerah-daerah terus ke bawah dan per wilayah, itu yang angkanya sudah tinggi. Nah termasuk kemarin beberapa kabupaten di Sumatera Selatan, misalnya Ogan Komering Ilir, kemudian wilayah di Sulawesi misalnya Morowali," ujarnya.
Namun, Airlangga mengatakan daerah-dearah tersebut perlu untuk terus dijaga tingkat kemiskinannya agar rendah, sekaligus harus dipastikan perputaran roda perekonomian di masing-masing wilayah terus berjalan.
Tantangan pemerataan
Kendati demikian, dia menilai pemerataan masih menjadi tantangan Indonesia agar dapat membawa daerah lainnya terlepas dari middle income trap.
Dengan berbagai indikator tersebut, Airlangga optimistis Indonesia mampu menjalani masa aksesi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dengan cepat dan lancar.
"Di aksesi OECD itu, beberapa tahapan kita sudah comply, misal sebagian dari lingkungan hidup, sebagian dari pengelolaan BUMN. Memang kita tidak start from zero, oleh karena itu tiga tahun ke depan kita akan akselerasi," ucap Airlangga.
Pemerintah masih aktif mencari investor asal Jepang pengganti Sumitomo Corp di proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kayan Cascade. [1,426] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tengah memutar otak menjaring investor strategis baru yang sanggup mengerjakan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kayan Cascade yang diproyeksi menjadi pembangkit tenaga banyu terbesar di Asia Tenggara.
Pasca hengkangnya grup perusahaaan Jepang, Sumitomo, pemerintah tengah terus mencari investor potensial pembangkit listrik yang bakal menunjang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tersebut. Baru-baru ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, menggelar jamuan makan malam bisnis.
Acara ini diadakan di kediaman Duta Besar Indonesia untuk Jepangm Heri Akhmadi. Pertemuan ini menyambut Pertemuan Tingkat Menteri Asia Zero Emission Community (AZEC) ke-2 yang akan datang, dan dihadiri oleh eksekutif dari delapan perusahaan energi terkemuka Jepang, antara lain Mr. Takashi Nakamura (J-Power), Mr. Suguru Kawabata (Sojitz Corporation), Mr. Seiji Kawamura (Marubeni Corporation), Shunta Kijima (JERA Co. Inc), Mr. Hiroshi Hashiuchi (Tepco Renewable Power Inc), Mr. Masahiko Umesaki (Kansai Electric Power Co. Inc) dan Mr. Takechi Muramatsu (Sumitomo Corporation).
Dari Indonesia, hadir Pemilik PT Kayan Hydro Energy (KHE), Tjandra Limanjaya; Andrew Sebastian Suryali, Direktur Utama PT KHE; Steven Kho, Executive Committee PT KHE; Eko Permanahadi, Presiden Direktur Great Eagle Pte. Ltd.; Iwan S. Triawan, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis di PLN (Persero), serta Edi Prio Pambudi, Deputi Menteri Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang bergabung secara daring.
Direktur Utama KHE Andrew Sebastian Suryali menerangkan KHE sebagai pemrakarsa dan pemilik proyek memaparkan perkembangan terbaru dan prospek bisnis PLTA Kayan Cascade. KHE juga mengumumkan secara resmi bahwa kerja sama dengan Sumitomo Corporation telah berakhir.
"Kerja sama dengan Sumitomo Corporation telah berakhir. Kami membuka peluang bagi semua pihak yang ingin terlibat dalam proyek PLTA Kayan Cascade," ujar dalam keterangan pers, dikutip Rabu (24/7/2024).
Andrew menjelaskan bahwa PLTA Kayan Cascade adalah proyek strategis dalam program green energy di Indonesia. "Kami melihat mereka menyambut baik proyek ini dan akan ditindaklanjuti secara B2B [busines to busines]. Pada prinsipnya, kami membuka peluang bagi semua pihak untuk berkolaborasi," tambahnya.
Dengan perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Pulau Kalimantan, fokus pada pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi lebih penting. Indonesia, sebagai bagian dari inisiatif AZEC, menekankan keberlanjutan, teknologi hijau, dan produksi energi tanpa emisi.
PT Kayan Hydro Energy, penggerak Proyek PLTA Kayan Cascade, memaparkan rencana besarnya pada jamuan makan malam tersebut. Proyek ini bertujuan membangun serangkaian pembangkit listrik tenaga air di sepanjang Daerah Aliran Sungai Kayan. Upaya ini didukung oleh sektor publik dan swasta, termasuk komitmen dari PLN (Persero) dan PT. Indonesia Strategis Industri yang sedang mengembangkan Kawasan Ekonomi Hijau Terintegrasi.
Proyek pengembangan PLTA dengan kapasitas 9000 MW ini diperkirakan menelan biaya sekitar US$17,8 miliar, termasuk pembangunan jalur transmisi dan gardu induk. Presentasi Proyek Kayan Cascade memikat para peserta, menyoroti potensi keluaran listrik tahunan sebesar 36 Terawatt-hour.
Proyek ini diharapkan dapat mempercepat transisi energi ramah lingkungan di Kalimantan, sehingga secara signifikan mengurangi biaya listrik nasional.
Investasi perusahaan Jepang dalam proyek ini tidak hanya mendukung inisiatif AZEC, tetapi juga memperkuat Duta Besar Heri Akhmad perjalanan Indonesia menuju transisi energi ramah lingkungan tanpa mengorbankan ketahanan energi.
Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi menekankan pentingnya Proyek Kayan Cascade sebagai salah satu proyek utama dalam Kerangka AZEC dan bertujuan menjadi salah satu deliverable dalam Pertemuan Tingkat Menteri AZEC berikutnya. Deputi Menteri Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI juga menyampaikan bahwa proyek ini, jika selesai, akan menjadi salah satu proyek utama yang mempercepat transisi Indonesia menuju energi hijau sekaligus menurunkan biaya listrik nasional.
Sumitomo Hengkang
Sebelumnya, Sumitomo Corporation dan PT Kayan Hydro Energy (KHE) resmi mengakhiri kerja sama investas dalam pengembangan PLTA Kayan Cascade, di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Sumitomo adalah perusahaan asal Jepang dan sempat menjalin kerja sama dengan PT KHE. Mereka masuk ke proyek PLTA Kayan Cascade pada tahun 2022 lalu. Namun demikian, belum genap dua tahun, kerja sama investasi antara KHE dan Sumitomo berakhir pada kuartal 1/2024.
"Kami pernah berkerja sama dengan Sumitomo, terhitung sejak kuartal 1/2024 kami sudah menyelesaikan hubungan dengan Sumitomo," ujar Komite Eksekutif PT Kayan Hydro Energy Steven Kho.
Steven tidak merinci alasan kerja sama dengan pihak Sumitomo berakhir. Ia hanya mengatakan bahwa ada perbedaan cara pandang dari sisi komersial antara Kayan Hydro Energy dengan Sumitomo. Ia juga menegaskan dengan berakhirnya kerja sama investasi tersebut, pihaknya sudah tidak memiliki kerja sama dengan Sumitomo.
Kendati demikian, Steven mengungkapkan Kayan Hydro Energy dan Sumitomo tetap menjalin hubungan dengan baik. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama yang produktif dengan Sumitomo baik dalam proyek PLTA Kayan maupun proyek-proyek lain pada masa depan.
"Ada perbedaan visi terutama dari sisi komersial. Namun demikian kami tetap menjalin hubungan baik dengan pihak Sumitomo," jelasnya.
KHE menargetkan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Kayan Cascade rampung pada 2035. Nantinya, PLTA tersebut akan diprioritaskan untuk menopang kebutuhan sumber energi listrik kawasan industri dan sejumlah proyek strategis nasional lainnya.
PLTA Kayan dengan kapasitas 9.000 megawatt (MW) tersebut diklaim bakal menjadi pembangkit listrik tenaga air yang terbesar di Asia Tenggara. Total nilai investasinya mencapai US$17,8 miliar atau setara Rp275,9 triliun (asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS).
Jika diperinci, tahap pertama PLTA Kayan berkapasitas 900 MW, tahap kedua 1.200 MW, tahap ketiga dan keempat masing-masing 1.800 MW, dan tahap kelima 3.300 MW.
PLTA Kayan nantinya akan menyalurkan listrik untuk kawasan industri hijau Indonesia (KIHI) di Kalimantan Utara, yang juga dikelola oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) dan PT Indonesia Strategis Industry (ISI). Selain itu PLTA Cascade direncakan juga akan memenuhi kebutuhan listrik di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Sementara itu, pihak Sumitomo Kenichi Ishikawa mengungkap bahwa proses diskusi masih berlangsung. Pihaknya juga membuka kerja sama dalam proyek-proyek lainnya dengan pihak Kayan Hydro Energy.
"Ya ini masih dalam proses diskusi, untuk proyek ini, atau proyek yang lain," jelasnya.
Adapun Andrew Sebastian Suryali, Direktur Utama PT Kayan Hydro Energy, menegaskan bahwa PLTA Kayan Cascade merupakan proyek yang sangat penting bagi sektor energi terbarukan.
"Dengan kapasitas yang luar biasa, PLTA ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan."
Dilirik Adik Prabowo
Pengusaha Hashim Djojohadikusumo melirik proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Hydro Energy di Bulungan, Kalimantan Timur. Adik presiden terpilih, Prabowo Subianto itu, telah meninjau lokasi proyek dan mengungkap minatnya untuk berinvestasi.
"Iya ada kemungkian kita masuk, sesegera mungkin," ujar Hashim di lokasi proyek PT Kayan Hydro Energy, Kamis (31/5/2024).
Hashim adalah pengusaha dan pemilik Grup Arsari. Grup ini bergerak di berbagai macam lini bisnis mulai dari agribisnis hingga industri ekstraktif.
Hashim, misalnya, telah mengucurkan investasi awal sebesar Rp400 miliar untuk membangun pabrik timah yang fokus pada pembuatan solder di Batam bernama PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania).
Selain pabrik timah, grup Arsari juga memiliki beberapa perusahaan pertambangan yang tergabung dalam Arsari Tambang.
Laman Arsari Tambang mengungkap bahwa tercatat ada 4 perusahaan yang berada di bawah grup tersebut. Pertama, adalah PT Mitra Stania Prima (MSP).
MSP merupakan perusahaan pertambangan timah terbesar ke-3 di Indonesia. MSP memiliki konsesi tambang di Mapur yang merupakan salah satu tambang timah darat terbesar yang masih aktif beroperasi di Indonesia.
Sejak 2013, MSP sudah aktif menambang di Mapur dengan luas tanah 233.5 hektare dengan potensi tambang sebesar 7.071 ton timah (Sn).
Adapun informasi yang tercantum di Mode One Data Indonesia (MODI) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saham PT MSP dimiliki 80% oleh Arsari Tambang dan 20% sisanya dimiliki Arsari Multi Tambang.
Pada jajaran direksi sendiri, terlihat nama putra Hashim yaitu Aryo Puspito Setyaki Djojohadikusumo yang berperan sebagai direktur utama PT MSP. Adapula nama politikus sekaligus keponakan dari Prabowo Subianto yaitu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono sebagai komisaris utama.
Kedua, PT Mitra Stania Kemingking merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan PT MSP. Perusahaan ini memiliki IUP No. 188.45/608/DEP/2014 dan menjalankan kegiatan operasional di dua wilayah, yaitu Kemingking dan blok Penyak.
Ketiga adalah, PT Mitra Stania Bemban yang berafiliasi juga dengan PT Mitra Stania Prima dan memiliki wilayah IUP seluas 441,5 Ha.
Terakhir adalah PT AEGA Prima (AEGA Prima) merupakan perusahaan afiliasi dari PT Arsari Tambang yang juga bergerak di bidang pertambangan timah terintegrasi di Kepulauan Bangka Belitung.
AEGA Prima memiliki total luas IUP 28.884,50 Ha yang tersebar di Laut Tanjung Sangau, Laut Tanjung Genting, Laut Bubus, Laut Tanjung Mengkudu, dan Laut Teluk Kelabat. Total 19 IUP yang dimilikinya, berakhir masa aktifnya pada tahun 2025 hingga 2031.
Menariknya, Hashim mulai tertarik untuk berinvestasi di energi baru terbarukan (EBT). Ia sedang mengembangkan proyek biofuel dari kayu sisa di Kalimantan Timur (Kaltim), termasuk minatnya untuk masuk ke PLTA Kayan Cascade. Ia bahkan telah melaporkan keinginannya kepada Prabowo. "Saya sudah lapor, dia [Prabowo] setuju, inikan untuk investasi."
Tanjung Selor: Aktivitas transportasi udara di Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa stabil pada Mei 2024. Tercatat, 509 pesawat mendarat dan lepas landas di empat bandar udara, atau naik tipis 0,2 persen dibanding April 508 unit.
“Angka ini tercatat stabil, mencerminkan geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat yang perlahan pulih usai pandemi covid-19,” kata Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai di Tanjung Selor dikutip dari Antara, Senin, 8 Juli 2024.
BPS mencatat empat bandara di Kaltara yakni yakni Bandara Juwata di Kota Tarakan, Bandara NUnukan di Kabupaten Nunukan, Bandara RA Bessing di Kabupaten Malinau, dan Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Secara kumulatif, jumlah pesawat datang dan berangkat pada periode Januari-Mei 2024 dibandingkan dengan periode yang sama 2023 masing masing mengalami peningkatan sebesar 4,92 persen dan 4,2 persen. Sedangkan jumlah penumpang datang dan berangkat pada periode Januari-Mei 2024 dibandingkan dengan periode yang sama 2023 masing-masing mengalami peningkatan sebesar 6,65 persen dan 4,34 persen.
Adapun Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) kategori perahu cepat bermotor antara kabupaten/kota di Kaltara, menjadi penghubung untuk menjangkau daerah yang belum dapat/sulit diakses melalui jalur darat atau udara.
Di Provinsi Kaltara,, transportasi laut, sungai dan penyeberangan merupakan urat nadi dalam memperlancar arus barang maupun penumpang.
Data Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara menyebutkan bahwa jumlah penumpang perahu cepat bermotor yang berangkat maupun yang datang pada Mei 2024 terdapat sebanyak 80.918 orang atau menurun sebesar 11,86 persen dibandingkan Mei 2024 sebanyak 91.809 orang.
Secara kumulatif, jumlah penumpang perahu cepat bermotor yang berangkat maupun datang pada periode Januari-Mei 2024 mengalami peningkatan sebesar 10,21 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2023.
Di sisi lain, angkutan laut mengalami fluktuasi. Jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan Kaltara turun dengan persentase yang cukup signifikan, 15 persen dan 37 persen berturut-turut.
Hal ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti beralih moda transportasi, faktor musim, ataupun pemulihan ekonomi yang belum merata di semua wilayah.
Namun, angkutan laut menunjukkan geliat positif dalam hal angkutan barang. Baik bongkar muat barang menunjukkan tren peningkatan, masing-masing 10 persen dan 18 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan geliat sektor logistik dan perdagangan di Kaltara.
Sektor penerbangan stabil
Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai mengatakan, catatan perkembangan transportasi Mei 2024 menunjukkan gambaran yang beragam. Penerbangan menunjukkan pemulihan yang stabil, sejalan dengan membaik aktivitas ekonomi.
“Di sisi lain, angkutan laut mengalami penurunan penumpang, kemungkinan karena faktor musiman atau peralihan moda transportasi,” ujarnya.
Namun, angkutan barang melalui laut menunjukkan peningkatan, yang mencerminkan geliat sektor logistik dan perdagangan.
“Perlu dicatat data ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu, pemantauan berkelanjutan dan analisis mendalam diperlukan untuk memahami tren jangka panjang dan merumuskan kebijakan transportasi yang tepat untuk Kaltara,” ujar dia.